05/03/2023

Perkembangan Cryptocurrency Di Masa Depan

 

  1. Pertumbuhan penggunaan dan adopsi Penggunaan cryptocurrency di seluruh dunia telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak perusahaan dan lembaga keuangan yang mulai mengakui keberadaannya. Kemungkinan besar, pertumbuhan penggunaan dan adopsi akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

  2. Integrasi lebih luas pada industri dan bisnis Semakin banyak perusahaan dan bisnis yang mulai memanfaatkan teknologi blockchain dan cryptocurrency untuk memperbaiki operasi mereka dan meningkatkan keamanan. Dengan semakin banyaknya integrasi pada industri dan bisnis, maka penggunaan dan adopsi cryptocurrency dapat semakin terbuka luas.

  3. Regulasi dan perlindungan konsumen Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara telah mulai mengeluarkan regulasi untuk melindungi konsumen yang menggunakan cryptocurrency. Di masa depan, kemungkinan akan ada lebih banyak negara yang mengeluarkan regulasi serupa dan memberikan perlindungan konsumen yang lebih besar terhadap penggunaan cryptocurrency.

  4. Peningkatan privasi dan keamanan Privasi dan keamanan merupakan dua isu utama yang sering menjadi perhatian dalam penggunaan cryptocurrency. Pada masa depan, kemungkinan akan ada peningkatan dalam privasi dan keamanan cryptocurrency, seperti pengembangan teknologi enkripsi yang lebih kuat dan fitur privasi yang lebih canggih.

  5. Perkembangan teknologi Teknologi blockchain dan cryptocurrency masih terus berkembang, dan kemungkinan akan ada banyak perkembangan teknologi baru yang akan muncul di masa depan. Beberapa di antaranya mungkin termasuk teknologi yang memungkinkan transaksi lebih cepat dan efisien, teknologi yang memungkinkan penggunaan cryptocurrency pada perangkat yang lebih banyak, serta teknologi yang memungkinkan penggunaan cryptocurrency pada aplikasi dan layanan yang lebih luas.

13/06/2016

Faktor Penyebab Blue screen Dan Cara Menanganinya



Faktor Penyebab Blue screen Dan Cara Menanganinya
Kmarin, Setelah Membahas Masalah Hardware Komputer danPenangananya, sekarang di artikel in akan membahas tentang Blue screen yang berarti Layar Biru yang mematikan (Tenang, gak bikin mati orang koq). Ya memang begitu kenyataannya, Mencari kesalahan ataupun kerusakan dengan error BSoD ini cukup menyusahkan, meskipun kita sudah dapat melacak kira-kira kesalahan/kerusakan yang menimbulkan BSoD ini lebih didominasi adanya kerusakan Hardware ataupun crash driver lama dan baru.
Sebelumnya saya Kurang Tahu Masalah ini, tapi dengan banyak pengalaman menangani Komputer teman yang Rusak, saya mendapat banyak pelajaran,,
Nah untuk lebih jelasnya tentang BSoD dan cara mengatasi Blue Screen Tersebut berikut klasifikasi dan penyelesaiannya :
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL(0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada
Video Card, hal ini mencakup video card yang di
overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda
belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan
konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atauFAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana
kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan
di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP(0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk
memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi
jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller
yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada
instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat
instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi
driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi
karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat
melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock
secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Nah, Sekarang Gmna ?? SudahKAH Blue Screen anda menjadi Black Screen??
hhhee,,
Bagaimana Kawan, silahkan Beraksi dan ditunggu testimonial dan komennya ya, atau barangkali ada tambahan dan solusi silahkan komen, atau bahkan barangkali ada tambahan dari kawan2.
Untuk sementara segitu dulu ya, silahkan ctrl +d untuk mendapatkan ilmu2 selanjutnya
Terima kasih dan sampai jumpa.

06/06/2016

PITOONG Search engine asli buatan para pemuda indonesi

PITOONG
Search engine asli buatan para pemuda indonesi
Berbicara tentang search engine atau mesin pencari, tentu sudah tidak asing dengan Google dan Yahoo, meski sebenarnya ada banyak sekali mesin pencari yang bertebaran di jagat internet, sebut saja Baidu mesin pencari dari China yang bahkan di negerinya sana mengungguli Google, masih ada lagi yang lain seperti Altavista, solusee, althweb, AOL dan masih banyak lainnya. lantas bagaimana dengan Indonesia, adakah mesin pencari yang asli hasil karya anak negeri ini ? tentu saja ada, namanya Pitoong.





dilihat dari namanya saja sudah sangat Indonesia, nama Pitoong diambil dari kata Pitung, legenda pendekar dari Jakarta.
sekilas melihat tampilan muka Pitoong mirip sekali dengan Google, pada awalnya saya berpikir apa ini google doodle ya, tidak ada yang sama sekali berbeda dengan google kecuali nama Pitoong, coba saja lihat di bawah kolom keyword, disitu ada dua opsi yaitu "Cari Pitoong "dan "Saya sedang beruntung”.
sekarang coba kita komparasi hasil pencariannya, hasil pencarian dengan kata kunci yang sama, dalam hal ini saya coba kata "Indonesia" hasil Pitoong ada 478 juta hasil dan Google dengan 2,24 Milyar hasil, masih jauh ketinggalan dengan dedengkotnya mesin pencari, hal ini bisa dimaklumi sebagai web yang belum lama lahir. hasil pencarian yang lain yang bisa dilakukan antara lain, gambar, video, audio, PDF dan satu yang lain dari Google adalah adany fitur pencariaon Twitter yang akan menampilkan tweet terkait keyword yang kita ketik, tapi hasilnya masih minim.
fitur lain yang tersematkan dalam Pitoong ini ada Maps, Mail dan Translate. untuk maps masih menggunakan miliknya om google, cekidot skrin sutnya :
semantara untuk translatenya lebih mirip google translate jaman doeloe, kemampuan pitoong ini bisa menerjemahkan 55 bahasa termasuk bahasa indonesia tentunya, beberapa bahasa masih dalam tahapan alpha. dan sedikit kelemahannya adalah belum bisa langsung menerjemahkan kata yang kita ketikkan seperti di google tetapi kita masih harus meng-klik tombol translate :
satu lagi fitur andalan dari Pitoong adalah email, yang beralamat di mail.pitoong.com yang dikasih nama Toongmail. bisa diduga bahwa nantinya pemilik akun toongmail bisa login di pitoong.com seperti di google, login di pitoong ada di pojok kanan atas. kemungkinan si pitoong ini akan mengintegrasikan layanannya dalam satu kesatuan.
satu hal yang masih saya belum ngerti, kenapa ketika kita ketik kata "indonesia" di kolom pencarian, suggest keyword yang paling banyak muncul tentang sex ????
Jangan lupa Gan ini kreatifitas anak bangsa dengan kehadiran situs mesin pencari yang indonesia banget ini perlu kita apresiasi, semoga kedepannya bisa meningkatkan layanan dan kecanggihannya, bukankan lebih baik menjadi tuan di negeri sendiri daripada menjadi budak di negeri orang. silakan langsung aja ke tkp di www.pitoong.com
Demikian sedikit ulasan dari saya, ayo menjadi penerus bangsa yang smart dan kreatif, nasib bangsa kita ada di tangan kita, jadikan bangsa ini maju dan tidak ketinggalan zaman.
Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat dan menambah ilmu, banyu sebarkan agar pada pemuda2 bangsa lainnya bias berkreasi dan beraksi,

Jangan lupa kunjungi artikel saya lainnya, jangan lupa ikuti blog saya untuk mendapatkan ilmu ilmu dan wawasan baru dari saya, silahkan berkreasi dan kembangkan sendiri ide ide kreatif anda

AKULTURASI MODEL

AKULTURASI MODEL

Pengenalan
Schumans akulturasi teori berasal dari studi kasus sepuluh bulan nya dari akuisisi tak terdidik dari Inggris. Subjek enam pelajar kedua bahasa Inggris-dua anak, dua remaja dan dua orang dewasa. Alberto diperoleh hampir tidak ada kata kerja bantu dan ia gagal untuk menandai kata kerja reguler untuk past tense. Dari semua subjek, Alberto adalah yang paling sosial dan psikologis yang jauh bentuk kelompok bahasa sasaran.
1. akulturasi TEORI
Model jarak optimal nya mencoba untuk memperhitungkan orang dewasa gagal untuk menguasai bahasa kedua dalam budaya kedua. Model Brown berpusat pada akulturasi. Brown didefinisikan sebagai 'proses menjadi disesuaikan dengan budaya baru. Schumanns premis sentral dari model akulturasi adalah bahwa "akuisisi bahasa kedua hanyalah salah satu aspek dari akulturasi dan sejauh mana pelajar acculturates untuk kelompok bahasa sasaran akan mengontrol sejauh mana ia memperoleh bahasa kedua.
Jarak psikologis adalah hasil dari berbagai faktor afektif kekhawatiran whish pelajar sebagai individu seperti kejutan bahasa, culture shock, stres budaya, dll jarak psikologis adalah membangun melibatkan faktor afektif. Ia mengidentifikasi serangkaian faktor psikologis, yang meliputi:
1.Languge kejutan (peserta didik pengalaman keraguan atau kebingungan saat menggunakan L2).
Syok 2.cultural (peserta didik mengalami disorientasi, stres, takut, dll Sebagai hasil dari perbedaan antara budaya sendiri dan bahwa masyarakat bahasa target).
3.Motivation, dan
Batas 4.Ego atau ego permeabilitas.
Dua jenis Akulturasi:
Yang pertama adalah topi peserta didik keduanya terintegrasi secara sosial ke dalam komunitas bahasa target dan psikologis terbuka untuk bahasa target. Dalam kedua jenis akulturasi peserta didik secara sosial terpadu dan psikologis terbuka.
2.PIDGINIZATION hipotesis
Schumanns pidginization hipotesis terinspirasi oleh cabang sosiolinguistik yang menyangkut dirinya dengan studi bahasa kontak. The caracteritics pidgin sebagai berikut:
> Tidak memiliki penutur asli
> Apakah hasil kontak antara dua atau lebih bahasa
> Bukankah awalnya dipahami dengan bahasa sumber mereka
> Biasanya menarik sebagian besar kosakata mereka dari satu bahasa, dll
Fitur berikut ini biasa dalam tata bahasa pidgin:
> Tidak ada artikel tertentu atau terbatas
> Tidak ada kata kerja penghubung menjadi
> Tegang, aspek, modalitas dan negasi ditandai eksternal untuk kata kerja sering dengan kata konten seperti pada keterangan
> Tidak ada kalimat yang kompleks, dll
Schumann membahas tiga fungsi utama dari bahasa ini, yaitu:
> Fungsi komunikatif, yang menyangkut transmisi murni referensial, informasi denotatif.
> Fungsi integratif, yang melibatkan penggunaan bahasa untuk menandai speaker sebagai anggota kelompok sosial tertentu.
> Fungsi ekspresif, yang terdiri dari penggunaan bahasa untuk menampilkan keahlian linguistik.
Penguasaan bahasa merupakan proses yang kompleks yang melibatkan sikap, perilaku, keyakinan dan nilai-nilai serta bahasa.

Demikian sedikit ulasan dari saya
Untuk Lebih jelasnya silahkan kunjungi beberapa artikel di blog saya, ada banyak ilmu yang bisa anda galih di situ
semoga bermanfaat dan sesuai tujuan sang penulis untuk mencerdaskan bangsa
Terima kasih dan sampai jumpa.
ayo menjadi penerus bangsa yang smart.

02/03/2016

10 Tips for a Healthy Stress-Free Holiday

For some, the holiday season is all about joy, giving to others, family, and good food. For others, it can be a stressful, torturous venture into the depths of family dysfunction, overeating, and high credit card debt. With the pressures and expectations of home decorating, home cooking, and holiday parties coupled with the navigation of the overcrowded malls and parking lots, tis the season for stress, emotional eating, and chronic fatigue.
So with many people dreading the beginning of December, we offer the following tips to making this time of year as a healthy and stress free as possible…

1. Sleep

The party season will be getting underway any minute now and with it comes late nights (coupled with the odd hangover). As some of us begin to feel the pressure of the season on our shoulders, sleep deprivation may make the tiniest molehill look like a mountain.
A good night’s sleep (anything between 7 – 9 hours of deep sleep) has amazing restorative powers and will provide us with the resiliency we may need to see ourselves to 2016 (with our nerves intact). If getting to sleep is a challenge, try turning off the screen 30-45 minutes before bedtime and/or have a hot shower or bath to help relax and induce sleep.

2. Eat a Vegetable

With all the home baked goodies at work and home, it may be challenging to remember to eat our veggies. Chronic ingestion of chocolate, cookies, and fruit cake may be lovely in the moment, but can lead to fatigue, gastrointestinal challenges, and even depression.
It may be necessary to plan a few meals during the day that include as many servings of veggies as possible or prepare a plate of veggies with dip to sit on the kitchen counter for munching (instead of the chips). By keeping up with our healthy eating regime, it will be easier to sustain our energy levels through the festive season.

3. Go For a Walk

When our social lives get busy one of the first things to go is exercise.  Let’s face it, it is hard to keep to our workout commitment through the school pageants, house parties, and office events (and that’s okay). While it may do our bodies some good to take a break from our fitness schedule, we can still reap the rewards of physical activity by going for a walk.
Although walking may not share the same benefits as our Crossfit routine, it will increase oxygen uptake, elevate our heart rates, enhance our mood, decrease our stress, and get us out in the fresh air.

4. Just Say No

With the holiday season comes the pressure to entertain, be entertained, and give of our money and ourselves. For some, this comes naturally, but for others it leaves them feeling exhausted, overwhelmed, and stressed out.
Establishing personal boundaries for ourselves is one of the best things we can do for our health during the holidays. Learning to say “no” more often will only leave us with more time to focus on what is most important. Begin by drafting up a list of the important events (a grocery list so to speak) and refer to it when other offers arise. It is much easier to stick to a plan if you have one.

5. Avoid Setting the Standard of Perfection

Thanks to social media and all those home décor networks, we are exposed to more images of the “perfect” holiday season. Gone are the days of paper chain links on the tree and a simple string of lights on the house. It’s safe to say that holiday home decorating and party hosting is on steroids.
Perfectionism has been correlated to stress, anger, and other mental health issues. We may work around the clock to prepare the perfect family dinner with all the trimmings, only to become frustrated and angry when we don’t attain it. If we expect perfection we will always be disappointed because perfect doesn’t exist. It would do us all good to lower our expectations and be happy with the string of popcorn on the tree and the overcooked turkey for a change.

6. Set a Budget

Isn’t it always that when we go into the store to pick up one last gift, we leave with bags of presents? The sad irony is most gifts will be forgotten or set aside soon enough leaving us to wonder why we spent the money in the first place.
To come out of the holiday season financially fit, it is important to take a realistic inventory of what we have to spend and set a budget for each person on our list. It isn’t worth binging on gifts if we are only going to suffer the credit card hangover in January.

7. Schedule Downtime

It doesn’t have to be December to have a schedule that leaves no time to enjoy our families and ourselves.  Although the holiday season offers many the opportunities to slow down, it also brings a number of social commitments that can leave us feeling drained.
No matter what the personality type, we all need time to rest and recreate. By allowing some space between festivities we are more able to take a breath and get our groove back. Remember, it isn’t the quantity, but the quality of social experiences that leads to a sense of connection with others.

8. It’s Okay to Avoid the Holidays

From holiday TV specials to the seasonal movies depicting tight knit families enjoying each other’s company, we are inundated with messages on how we should act and feel during the season. For many people the holiday season isn’t so much tied to love and harmony but to loss and loneliness.
Feeling the pressure from outside factors to conform to the glad tidings of the season may only feed into existing depression or sadness. Accepting our feelings may be one of the ways we can break free of the holiday “shoulds” and allow ourselves this time to do what we need to do.  There are times when seasonal celebration isn’t what we need…and that’s okay.

9. Remember Self-Care

For many of us during the holidays, we commit to a number of parties; only to deeply regret our decisions when the time comes to dress up and go. We quickly find ourselves suffering at the hand of loud and crowded parties dreaming of sweatpants, a good movie, and a big bowl of popcorn. Sound familiar?
The old adage of helping ourselves first before helping others applies to the holiday season as well. If our instinct is declining the party for the couch and a comforter, we may be in great need of some rest and relaxation. Once we care for ourselves we can more effectively care for our families (and enjoy every minute of it).











Ten top issues for women's health

Dr Flavia Bustreo, Assistant Director General for Family, Women’s and Children’s Health through the Life-course, World Health Organization

We've come a long way since 1995--and it is time to celebrate women and their achievements. But it is also time to take stock of how women’s rights are fulfilled in the world --especially the right to health. Twenty years after countries signed pledges in the 1995 Beijing Declaration and Platform of Action, women still face many health problems and we must re-commit to addressing them.
Here are ten of the main issues regarding women's health that keep me awake at night:
Cancer: Two of the most common cancers affecting women are breast and cervical cancers. Detecting both these cancers early is key to keeping women alive and healthy. The latest global figures show that around half a million women die from cervical cancer and half a million from breast cancer each year. The vast majority of these deaths occur in low and middle income countries where screening, prevention and treatment are almost non-existent, and where vaccination against human papilloma virus needs to take hold.
Reproductive health: Sexual and reproductive health problems are responsible for one third of health issues for women between the ages of 15 and 44 years. Unsafe sex is a major risk factor – particularly among women and girls in developing countries. This is why it is so important to get services to the 222 million women who aren’t getting the contraception services they need.

Maternal health: Many women are now benefitting from massive improvements in care during pregnancy and childbirth introduced in the last century. But those benefits do not extend everywhere and in 2013, almost 300 000 women died from complications in pregnancy and childbirth. Most of these deaths could have been prevented, had access to family planning and to some quite basic services been in place.
HIV: Three decades into the AIDS epidemic, it is young women who bear the brunt of new HIV infections. Too many young women still struggle to protect themselves against sexual transmission of HIV and to get the treatment they require. This also leaves them particularly vulnerable to tuberculosis - one of the leading causes of death in low-income countries of women 20–59 years.
Sexually transmitted infections: I’ve already mentioned the importance of protecting against HIV and human papillomavirus (HPV) infection (the world’s most common STI). But it is also vital to do a better job of preventing and treating diseases like gonorrhoea, chlamydia and syphilis. Untreated syphilis is responsible for more than 200,000 stillbirths and early foetal deaths every year, and for the deaths of over 90 000 newborns.
Violence against women: Women can be subject to a range of different forms of violence, but physical and sexual violence – either by a partner or someone else – is particularly invidious. Today, one in three women under 50 has experienced physical and/or sexual violence by a partner, or non-partner sexual violence – violence which affects their physical and mental health in the short and long-term. It’s important for health workers to be alert to violence so they can help prevent it, as well as provide support to people who experience it.
Mental health: Evidence suggests that women are more prone than men to experience anxiety, depression, and somatic complaints – physical symptoms that cannot be explained medically. Depression is the most common mental health problem for women and suicide a leading cause of death for women under 60. Helping sensitise women to mental health issues, and giving them the confidence to seek assistance, is vital.
Noncommunicable diseases: In 2012, some 4.7 million women died from noncommunicable diseases before they reached the age of 70 —most of them in low- and middle-income countries. They died as a result of road traffic accidents, harmful use of tobacco, abuse of alcohol, drugs and substances, and obesity -- more than 50% of women are overweight in Europe and the Americas. Helping girls and women adopt healthy lifestyles early on is key to a long and healthy life.
Being young: Adolescent girls face a number of sexual and reproductive health challenges: STIs, HIV, and pregnancy. About 13 million adolescent girls (under 20) give birth every year. Complications from those pregnancies and childbirth are a leading cause of death for those young mothers. Many suffer the consequences of unsafe abortion.
Getting older: Having often worked in the home, older women may have fewer pensions and benefits, less access to health care and social services than their male counterparts. Combine the greater risk of poverty with other conditions of old age, like dementia, and older women also have a higher risk of abuse and generally, poor health.
When I lie awake thinking of women and their health globally, I remind myself: the world has made a lot of progress in recent years. We know more, and we are getting better at applying our knowledge. At providing young girls a good start in life.
And there has been an upsurge in high-level political will – evidenced most recently in the United Nations Secretary-General’s Global Strategy for Women’s and Children’s Health. Use of services, especially those for sexual and reproductive health, has increased in some countries. Two important factors that influence women’s health – namely, school enrolment rates for girls and greater political participation of women - have risen in many parts of the world.
But we are not there yet. In 2015, in too many countries, “women’s empowerment” remains a pipedream - little more than a rhetorical flourish added to a politician’s speech. Too many women are still missing out on the opportunity to get educated, support themselves, and obtain the health services they need, when they need them.
That’s why WHO is working so hard to strengthen health systems and ensure that countries have robust financing systems and sufficient numbers of well-trained, motivated health workers. That’s why WHO, with UN and world partners, are coming together at the UN Commission on Status of Women from 9-20 March 2015 in New York. We will look again at pledges made in the 1995 Beijing Declaration and Platform of Action with a view to renewing the global effort to remove the inequalities that put decent health services beyond so many women’s reach.
And that is why WHO and its partners are developing a new global strategy for women’s, children’s and adolescents’ health, and working to enshrine the health of women in the post 2015 United Nations’ Sustainable Development Goals. This means not only setting targets and indicators, but catalysing commitments in terms of policy, financing and action, to ensure that the future will bring health to all women and girls – whoever they are, wherever they live.

 

24/02/2016

Tutorial Scraper

TUTORIAL SCRAPER
1.Instal add-ons " FB UID Scraper "  di CHROME
2.Login facebook, "Usahakan jangan pakai id facebook yg baru ya, karena hasilnya gk maksimal"
3.Seting bahasa facebook ke English (US)
4.Cari kabupaten atau kota di australia yang mau di ambil datanya, contoh saya mau scraper "Townsville" atau bisa cari nama2 districk atau kota2 yg ada di australia.
5.ketik "men who live in Townsville" di kolom search (gambar 1) - ENTER - Klik See more(gambar2)
 6.Isi kolom disamping Add Queue (terserah, itu buat nama file csv yg mau di download) - klik tombol Add Queue
(untuk buka form" FB UID Scraper"klik "Show form" ada di layar atas sebelah kanan.
7.Tunggu sampai selesai(ada pemberitahuan (All Queue finish dan tanda di gambar 1 hilang) - klik download (gambar 2)





8.Kalau sudah selesai dan sudah di download, buka lokasi dimana file tersebut tersimpan, pindahkan terserah mau ditaruh dimana lokasinya "asal gk ditaruh di kakus aja"
9.Buka file - Habus kolom paling atas biasanya berisi "ID,"Name","email@fb/Likes","Link"
10.Blok kolom A (gambar1) - Data (gambar2) - Text to Columns (gambar 3) - Next(gambar 4)













10/12/2015

Inilah Cara Mendapatkan Backlink dari Google

Siapa yang menyangka ternyata Google juga bisa kita jadikan sebagai sumber untuk mendapatkan backlink yang berkualitas. Dengan DA dan PA yang sangat tinggi, tentunya, backlink yang dihasilkan dari situs ini juga memiliki kualitas yang tinggi pula.
Bagaimana cara mendapatkannya ?.
Pada artikel ini kita akan membahas cara mendapatkan backlink dari Google, dengan memanfaatkan fitur dari Google itu sendiri, yakni Google Plus dan Google Sites.
Kita bisa mendapatkan ribuan backlink dari Google dengan mudah dan kualitasnya yang baik pula.
Sebelumnya saya juga pernah membahas mengenai cara mendapatkan artikel yang berkualitas, bagi rekan – rekan yang ingin membaca artikel tersebut silahkan klik ≫ cara mendapatkan backlink berkualitas.

Cara Mendapatkan Backlink dari Google

Google Plus

Walaupun google plus merupakan suatu media sosial, sisi backlink adalah keuntungan Google Plus dibandingkan dengan media sosial lain. Dengan Google Plus kita bisa mendapatkan backlink dengan sangat mudah. Walaupun nofollow, tetapi, peranan untuk off page Google Plus begitu berarti.
Pertama, bukalah situs http://plus.google.com, lalu, masukkan gmail dan password Anda. Jika belum mendaftar sebagai anggota Google Plus, daftarlah.
Kedua, arahkanlah pointer Anda pada bagian profil dan klik bagian tentang. Nanti, Anda akan menemukan berbagai kotak dengan data – data masing – masing. Untuk backlink, kita akan menggunakan dua kotak saja, yakni kotak Cerita dan Tautan.
Ketiga, kliklah tulisan edit pada kotak Cerita.
Keempat, buatlah deskripsi yang lengkap tentang diri Anda. Di akhir deskripsi sisipkan URL situs Anda, contohnya silahkan dilihat pada gambar di bawah ini. Jangan lupa menekan tombol simpan.
Kelima, backlink pada kotak tautan. Langkahnya sama saja, klik tombol edit, kemudian tambahkan situs Anda pada bagian kontributor di dan tautan. Jangan lupa untuk menyimpan.

Google Sites

Google Sites merupakan layanan dari Google yang memperbolehkan kita untuk membuat situs gratis.
Dengan layanan ini kita bisa memanfaatkannya sebagai sumber backlink. Langsung saja berikut rinciannya.
Pertama, bukalah situs https://sites.google.com. Kemudian, masuklah menggunakan akun Gmail Anda.
Kedua, tekan tombol merah yang bertuliskan Buat.
Ketiga, Aturlah situs Anda dengan memilih template/tema, judul, deskripsi, dan lokasi URL. Setelah data – data terisi, tekan kembali tombol “Buat” yang berada di atas halaman.
Keempat, untuk mendapatkan backlink dari Google Sites, Anda perlu membuat halaman terlebih dahulu, carilah tombol tambah halaman pada pojok kanan, dan tekan. Setelah itu pada halaman tersebut buatlah sebuah postingan dan  berikan backlink pada situs Anda.
Demikian saja pembahasan mengenai cara mendapatkan backlik dari Google Plus dan Google Sites. Semoga pembahasan backlink singkat ini bermanfaat bagi pembaca.


Sumber
prolapak.com



27/01/2014

Bitcoin

Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer yang menghubungkan semuanya. Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.
Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks.
 Ikhtisari
Bitcoin mengandalkan pada jumlah pemindahan di antara rekening publik menggunakan kriptografi kunci publik. Semua transaksi - transaksi adalah terbuka untuk umum dan disimpan dalam sebuah database yang didistribusikan. Untuk mencegah pengeluaran-ganda, jaringan mengimplementasikan sebuah server waktu yang di distribusikan, menggunakan ide perantaian bukti dari kerja. Keseluruhan sejarah dari transaksi - transaksi telah di simpan dengan semestinya dalam database dan untuk mengurangi ukuran dari tempat penyimpanan, sebuah pohon Merkle digunakan. 
Teknis
Bitcoin adalah sebuah implentasi peer-to-peer dari proposal b-money oleh Wei Dai dan proposal Bitgold oleh Nick Szabo. Prinsip dari sistem secara umum telah di deskripsikan pada tahun 2008 oleh Satoshi Nakamoto. 
Pengalamatan
 Orang apapun yang berpatisipasi di dalam jaringan bitcoin mempunyai sebuah wallet yang menyimpan beberapa keypair - keypair kritografi. Kunci publik - kunci publik, atau alamat -alamat bitcoin, yang bertindak sebagai tujuan akhir(endpoint) mengirim atau menerima untuk semua pembayaran. Kunci pribadi yang terkait hanya memperbolehkan pembayaran hanya dari user itu sendiri. Alamat - alamat tidak mengandung informasi apapun mengenai pemiliknya dan secara umum tidak diketahui.[9] Alamat - alamat dalam format yang dapat dibaca manusia terdiri dari angka - angka acak dan huruf - huruf yang panjangnya sekitar 33 karakter, dalam format 1rYK1YzEGa59pI314159KUF2Za4jAYYTd. Pengguna bitcoin dapat memiliki banyak alamat, dan faktanya dapat mengenerasi alamat baru tanpa batasan apa pun, karena membuat sebuah alamat baru adalah bersifat segera, sebanding dengan membuat sebuah umum/pribadi pasangan kunci baru, dan tidak membutuhkan hubungan dengan node - node apapun dalam jaringan. Dalam membuat tujuan-tunggal/penggunaan-tunggal alamat - alamat dapat membantu anonimitas user tersebut.[rujukan?]
 Transaksi
Bitcoin - bitcoin mengandung kunci publik (alamat) sang pemilik yang sekarang. Ketika pengguna A mengirim suatu nilai ke pengguna B, A akan melepaskan nilai kepemilikan mereka dengan menambahkan kunci publik (alamat) B ke koin - koin tersebut dan menandatanganinya dengan kunci pribadi dia sendiri.[10] Kemudian dia akan menyiarkan bitcoin - bitcoin ini dalam sebuah pesan yang sesuai, atau disebut transaksi, di dalam jaringan peer-ke-peer. Sisa dari node - node jaringan menvalidasi tanda tangan kritografi dan jumlah dari transaksi sebelum menerimanya.
Rantai-blok\
Transaksi apapun yang di siarkan ke node - node lainnya tidak secara langsung menjadi resmi sampai diakui dalam sebuah daftar-waktu yang telah dicap dari semua transaksi yang diketahui, yaitu disebut sebagai rantai blok. Pengakuan ini berasal dari sebuah sistem yang-diyakini-jalan untuk mencegah pengeluaran ganda dan pemalsuan.

Saat - saat tertentu, setiap node yang menghasilkan mengoleksi semua transaksi - transaksi tidak diakui yang mana diketahui dari dalam sebuah blok kandidat, sebuah file yang mana di antara lainnya[11], mengandung hash kriptografi dari blok-yang berlaku sebelumnya dan diketahui pula oleh node tersebut. Kemudian node itu mencoba untuk menghasilkan sebuah hash kriptografi dari blok itu dengan karakteristik tertentu, sebuah usaha yang membutuhkan sebuah nilai yang dapat diprediksi dari pengulangan percobaan dan kesalahan. Ketika sebuah node menemukan sebuah solusi, dia akan mengumumkannya ke semua jaringan. Anggota jaringan akan menerima blok baru yang telah di pecahkan dan mengvalidasikannya sebelum menerima, dan kemudian menambahkannya ke rantai.
Akhirnya, rantai-blok mengandung sejarah kriptografi kepemilikan dari semua koin - koin yang berasal dari alamat sang pembuat ke pemilik alamat yang sekarang.[12] Oleh karena itu, kalau seorang pengguna berusaha untuk menggunakan kembali koin-koin yang telah dia belanjakan, maka jaringan akan menolak transaksi tersebut.
Menghasilkan Bitcoin
Jaringan Bitcoin secara acak membuat dan mendistribusikan sekumpulan dari bitcoin - bitcoin yang baru sekitar 6 kali dalam satu jam ke seseorang yang menjalankan perangkat lunak dengan opsi 'menghasilkan koin' yang telah dipilih sebelumnya. Setiap pengguna berpotensi menerima sekumpulan dengan menjalankan opsi itu, atau program yang telah dispesialisasikan untuk dijalankan di alat yang pengguna punya (contohnya kartu grafis - VGA). Menghasilkan bitcoin - bitcoin adalah sering diistilahkan sebagai "menambang", sebuah istilah yang sama dengan analogi penambangan emas.[8] Mengenai probabilitas kemungkinan bahwa seorang pengguna akan menerima sekumpulan sangat bergantung pada kekuatan komputasi yang dia kontribusikan ke jaringan yang juga berhubungan dengan gabungan kekuatan komputasi dari semua node - node.[13] Jumlah dari bitcoin yang dibuat dalam setiap kumpulan adalah tidak lebih dari 50 BTC, dan seiringan dengan waktu penghargaannya juga telah diprogram untuk berkurang sampai ke titik nol, dengan begitu tidak akan ada lebih dari 21 juta bitcoin yang akan ada.[9] Seiring dengan pembayaran berkurang, maka motif dari pengguna tersebut diharapkan akan berubah untuk mendapatkan biaya Transaksi.
Semua node - node yang menghasilkan dari jaringan adalah berkompetisi untuk menjadi yang pertama dalam mencari sebuah solusi untuk sebuah masalah kriptografi mengenai blok-kandidatnya, sebuah masalah yang mengharuskan pengulangan percobaan dan kesalahan. Ketika sebuah node menemukan sebuah solusi yang benar, maka akan mengumumkannya ke sisa dari jaringan dan mengklaim sekumpulan dari bitcoin - bitcoin. Anggota - anggota dari jaringan akan menerima blok yang telah dipecahkan dan menvalidasikannya sebelum menerima secara penuh, dan menambahkannya ke rantai. Nodes dapat memperkerjakan Unit Pengolah Pusat mereka menggunakan klien standar atau menggunakan perangkat lunak lainnya yang memanfaatkan kekuatan dari Graphics processing unit mereka.[9][14][15] Pengguna juga dapat menghasilkan bitcoin secara kolektif.[16]
Dikarenakan setiap satu blok akan dihasilkan setiap 10 menit, maka setiap node secara terpisah mengatur ulang kesulitan dari masalah yang dicoba untuk dipecahkan setiap dua dua minggu sekali untuk setiap perubahan dari kekuatan keseluruhan unit pengolah pusat(CPU) dari jaringan peer-ke-peer.[rujukan?]
 
Biaya Transaksi

 Dikarenakan node - node tidak mempunyai obligasi untuk menyertakan transaksi - transaksi dalam setiap blok yang mereka hasilkan, pengirim Bitcoin dapat juga secara sukarela membayar biaya transaksi. Dengan melakukan itu akan mempercepat transaksi tersebut dan menyediakan insentif untuk pengguna - pengguna yang menjalankan node, terutama ketika kesulitan dari menghasilkan bitcoin - bitcoin ditingkatkan atau hadiah dari setiap jumlah blok berkurang seiring waktu. Node - node mengumpulkan biaya transaksi yang dikaitkan dengan semua transaksi-transaksi yang dimasukkan dalam blok-kandidat mereka.

Ekonomi

Ekonomi dari Bitcoin masih kecil dibandingkan dengan ekonomi - ekonomi yang sudah lama didirikan dan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan beta. Tetapi barang pakai dan servis, seperti mobil bekas dan kontrak pengembangan perangkat lunak freelance, sekarang sudah dapat diperdagangkan. Bitcoin - bitcoin diterima untuk kedua hal, baik servis maya maupun barang nyata. [17] Electronic Frontier Foundation dan Singularity Institute menerima donasi melalui bitcoin.[18][19] Para penukar mata uang menukarkan mata uang yang biasa dipakai sehari-hari (termasuk dollar Amerika, rubble Russia, dan yen Jepang) ke bitcoin melalui situs penukaran bitcoin.[20][sumber terbitan sendiri?][21] Siapapun dapat melihat rantai-blok dan mengamati transaksi secara real time. Berbagai macam fasilitas servis untuk mengamati telah tersedia.

Perbedaan moneter

Berbeda dengan matauang fiat konvensional, bitcoin berbeda dalam hal tidak ada kepengawasan yang dapat mengontrol nilai dikarenakan sifatnya yang desentralisasi,[24] pengurangan sirkulasi dapat menyebabkan ketidakstabilan yang biasanya disebabkan oleh bank - bank sentral. Terdapat pula pengontrolan inflasi secara terbatas yang diimplementasikan dalam perangkat lunak Bitcoin, tetapi itu dapat diprediksi dan diketahui oleh semua pihak.[8] Karena itu inflasi tidak dapat dimanipulasi dari sentral untuk memengaruhi redistribusi nilai dari khalayak ramai.
Transfer - transfer difasilitasi secara langsung tanpa menggunakan sebuah pemeroses keuangan di antara node - node. Jenis transaksi ini membuat chargeback mustahil. Klien Bitcoin akan menyiarkan transaksi ke node sekitar yang akan menyebarkan pembayaran ke semua jaringan. Transaksi - transaksi yang gagal atau salah akan ditolak oleh klien - klien yang jujur. Transaksi - transaksi kebanyakan bebas pungutan biaya, tetapi sebuah biaya biasanya dapat dibayarkan ke node lainnya untuk mempriotiskan pemerosesan transaksi.[8]
Seiringnya waktu, jumlah total dari bitcoin akan meningkat mengarah ke 21 juta. Peredaran uang meningkat sebagai sebuah serial geometris yang berlangsung setiap 4 tahun sekali; diperkirakan pada tahun 2013 setengah dari total peredaran akan berhasil dihasilkan, dan pada tahun 2017, 3/4 dari itu akan selesai dihasilkan. Seiring dengan perarahan menuju nilai tersebut, bitcoin sepertinya akan mulai mengalami deflasi (pertambahan nilai nyata) nilai dikarenakan kekurangan perkenalan baru. Walaupun Bitcoin dapat dibagi dengan delapan angka dibelakang koma (memberikan 2.1 x 1015 unit total), menghilangkan ketebatasan praktis dapat menyebabkan penyesuaian nilai ke arah linkungan deflasi.[9] Daripada mengandalkan dari insentif bitcoin yang baru dibuat untuk mencatat transaksi - transaksi ke dalam blok - blok, node - node dalam perioda ini diharapkan untuk menggantungkan kemampuannya untuk secara kompetitif mengumpulkan biaya pemerosesan transaksi - transaksi .[8]

Hasil

Kemungkinan kegagalan skenario untuk Bitcoin adalah termasuk di antaranya devaluasi mata uang, penurunan basis pengguna, atau tindakan keras seluruh pemerintah untuk menghentikan operasi perangkat lunak. Bagaimanapun juga, mungkin saja tidak mungkin untuk "uang-kripto seperti bitcoin. "[25] Sepertinya desentralisasi dan anonimitas yang terkandung dalam Bitcoin adalah sebuah reaksi terhadap pemerintah Amerika Serikat yang memprosekusi perusahaan - perusahaan mata uang maya seperti e-gold dan Liberty Dollar.[26] Disebuah surat kabat Irish Times menginvestigasi artikel Danny O'Brien yang melaporkan "Ketika saya menunjukkan orang mengenai ekonomi Bitcoin, mereka menanyakan: 'Apakah ini legal' Mereka menanyakan: 'Apakah ini sebuah penipuan?' Saya membayangkan bahwa para pengacara dan ekonom berusaha keras menjawab kedua pertanyaan tersebut. Saya menyangka anda akan sesegera mungkin menambahkan anggota - anggota parlemen ke dalam daftar tersebut."[25]
Pada tahun 2011 februari, peliputan di Slashdot dan berikutnya efek Slashdot memengaruhi nilai dari bitcoin dan ketersediaannya dari beberapa situs - situs yang terkait..

Sumber :
http://id.wikipedia.org

 

08/01/2012

tips mempercepat koneksi nya three

bagi anda yang menggunakan kartu three, bisa coba trik ini untuk mempercepat download n upload rate gan..ane jamin, ane udah ngerasain sendiri, donwload ratenya s/d 500kb/s....!!!!

caranya :
ganti settingan di profil management, yang diganti

apn --> dari 3gprs ato 3data menjadi tri.it
begitu juga username dan password, ganti semua menjadi tri.it


selamat mencoba....

CATATAN :
koneksi anda harus dapet hsdpa yah....